Ini hari keduaku menelfon Riki dan dia lagi sibuk. Sebel juga, tapi senang, eh khawatir juga. Sebelnya gak bisa cerita soal hari ini. Cerita kalo hari ini aku makan banyak banget, cerita si A si B. Senangnya, aku bisa me time. Khawatirnya, dia pulang malem. Tapi secara keseluruhan aku merasa biasa aja. Kenapa dulu aku suka marah-marah gak jelas ya kalo Riki gak bisa ditelfon? Oh iya aku inget kenapa! Soalnya kalo Riki baru bisa ditelfon jam 9, itu artinya aku tidur jam 10. Dan, aku sangat, sangat, sangat benci jam 10. Karena itu artinya waktu tidurku hanya sebentar. Entahlah, alarm tubuh udah terpasang otomatis selalu bangun jam 6 mau sedini atau selarut kapanpun aku tidur. Dan aku tau kenapa sekarang aku gak marah. Ya, karena sekarang aku selalu tidur jam 12!
Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaah!
Sebaaaaaaaaaaaaaaaaaaal!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s