Dulu, waktu duduk di bangku SD kelas dua aku punya teman, sebut saja namanya Helmi. Dulu dia belum bisa bicara dengan lancar, aku pernah melihat dia dilempari batu oleh Atep dkk. Sebagai ketua kelas aku tidak tinggal diam, aku membantu Helmi dan bermain bersamanya. Belasan tahun berlalu dan Helmi menyapaku di Facebook. Dia tampak baik-baik saja, bekerja sebagai kuli di Bekasi, dia menanyakan kabarku. Kuliah dimana? Jurusan apa? Dan lain-lain. Jujur, aku kaget Helmi masih mengingatku. Terakhir bertemu dengannya adalah SD kelas 4. “Wah, gak nyangka kamu masih inget aku hehe,” ujarku. Lalu Helmi membalas “Mana mungkin lupa sama teman baik?”.

Ah, aku jadi ingat Helmi yang tidak bisa bicara dengan lancar waktu SD dulu. Aku jadi ingat, sekali waktu, saat aku sudah tinggal di Bandung aku teringat Helmi dan penasaran bagaimana kabarnya. Sekarang aku tidak penasaran lagi. Aku tahu Helmi baik-baik saja.

Tapi pikiranku jadi menerawang,
Apa kabar Wawan dan Endah?
Dua temanku yang baik dan belum pernah aku temui lagi sejak lulus SMP?
Semoga mereka baik-baik juga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s