Manggo Juice and Some Random Thought in The Rain

“Aku harus beli jus mangga!”, kata-kata itu yang terlintas di benak saat ada di angkot, pulang kuliah tadi, hujan-hujanan. With my bad eyesight, I see the rain is slowly stop. Kemudian aku berhenti di depan tukang jus langganan dan memesan jus mangga kesukaan. Kali ini aku lihat mangganya besar-besar, dan bukan kaweni lagi! Sebenernya aku gak masalah sama mangga kaweni, tapi siapa yang nolak kalau ada mangga arumanis yang warnanya oranye cerah? Gak sampai menunggu lama, jus manggaku udah siap dibawa pulang! Letak tukang jus itu gak jauh dari kosanku, makanya aku memutuskan untuk jalan kaki aja. Di perjalanan yang gak sampai 100 meter itu aku tiba-tiba ingat sama Bu Anjani, dosen Unwim yang aku temui berbulan-bulan lalu saat menunggu Arnes. Bu Anjani ceriwis banget, cerita soal kisahnya jadi guru di SMA 9 Bandung, muridnya yang udah kerja di luar negeri dan pas balik ke SMA buat silaturahmi langsung nyariin Bu Anjani dll. Bu Anjani lucu dan asik banget buat diajak ngobrol. Kita ketawa-ketawa sambil nunggu dipanggil Arnes. Sore itu Bu Anjani nanya aku mau kemana. Aku pun cerita kalau malam nanti ada pembukaan pameran di daerah Sudirman dan mau meliputnya. Bu Anjani bilang aku untuk gak usah kerja dulu karena masih kuliah, tapi ujung-ujungnya malah ngasih rute angkot lengkap ke Jl.Sudirman. Mau ketemu lagi rasanya. Saat menulis ini jus mangganya sudah habis, beli lagi gak ya? 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s