Lampu Kota

Pendar lampu-lampu yang jumlahnya beribu
Mengisahkan berbagai haru biru
Gegap gempita menyertai
Menyinari kota ini

Ada hamparan cahaya lampu dari rumah, gedung, dan jalanan yang terbentang di bawah apartemen ini. Pukul 10 malam pun langit Jakarta masih cerah lantaran cahaya tersebut sangat terang, bersinar secara kolektif dan tanpa segan menyerbu langit hingga menjadi cokelat kemerahan. Perpaduan neon yang berupa-rupa ukurannya.
Di bawah, terlihat kendaraan seolah-olah bergerak melayang. Begitu banyak, beragam jenis dan warna merayap di jalanan. Mereka datang dari segala arah. Hilir mudik, tak kenal henti.
Cahaya lampu kota tersebut menaungi manusia-manusia yang hidup di kota ini. Menerangi perjalanan seseorang ke rumahnya, menjadi saksi sebuah pertengkaran dan membuat kota ini romantis sekali. Seakan-akan setiap pendar lampu mewakili tiap manusia yang tinggal di kota ini. Mengisyaratkan kisah manusia yang mencari jalan hidupnya di kota ini terbentang lewat langit yang cokelat kemerahan.
Memabukkan dan klise.

Jakarta,
20 Juli 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s