My First Love is Completely Bullshit

Ya judul di atas macem-macem lagu emo atau Fall Out Boy ya tapi begitulah nyatanya bagi aku, seorang cewek yang doyan nonton serial tv macem Sex and The City atau New Girl dan terhipnotis sama kisah cinta ala Mr. Big atau Nick Miller. Ya aku mesti bangun. Gak ada yang kayak gitu, kecuali aku adalah gadis cantik macem Hajani temen sekelasnya si Riki yang ayu, anggun, elegan bikin cowok-cowok menganggap dia Zooey Deschanel KW yang “Jani misterius banget anaknya indie lagi, perfect!”. Duh, susah ah mau kayak Jani aku mesti jaim dan kurus!

Lalu kenapa aku merasa kisah-kisah cinta pertama ini ga penting dan sampah? Aku malu sejujurnya mau cerita ini tapi ya udahlah tiba-tiba inget pas lagi liat tulisan berjudul “D” jadi aku mau ceritain aja.

Jadi waktu SMP aku pacaran sama cowok yang duluuuu banget di blog ini pernah aku ceritain juga kalo dia tuh galak, tukang berantem yang pokoknya kayak anak kampung yang gak doyan diajak ngobrol tentang film atau musik tapi tiba-tiba dia nelfon aku dan bilang “Liat di TV 7 itu ada lagu The Beatles!”

Bagi aku, apa yang dia lakukan saat itu berbekas banget. Aku bener-bener yakin dia tuh ga pernah dengerin cerita aku atau benar-benar menaruh perhatian atas apa yang aku suka jadi aku pun menasbihkan pria ini sebagai cinta pertama. Ya aku melabeli dia dengan stempel “first love” selama kurang lebih enam tahun ini.

Ngg, sebenarnya ada banyak hal lain yang membuat aku yakin si cowok ini cinta pertama. Mungkin ini agak geli tapi aku juga gak lupa perasaan pas pegangan tangan sama dia pas pulang sekolah. Fix Fir norak! Hehe, tapi kenapa mesti malu ah inget-inget itu?

Firda on that day its still the same with Firda on this day.

Singkat cerita setelah putus dan belom pernah ketemu lagi semenjak SMP sampai sekarang, aku bertemu sahabat deket aku waktu SMP tahun 2013 lalu. Aku memutuskan buat nginep di rumah dia dan dia cerita. Dengan muka yang ragu.

“Fir, tahu si A (cowok yang aku labeli cinta pertama itu) nawarin aku pulang kerja? Terus dia nembak aku di jalan pas pulang haha”

Aku ikutan ketawa dan mengucapkan serentetan kalimat macem “Alay banget ih udah lupa bangetlah sama dia haha kemana coba anaknya sekarang bodo amat”.

Tapi hati ini agak mencelos gitu. Ketawa pun agak kaku. Temen aku itu bilang dia gak nerima si A karena entahlah alesannya apa. Hari itu pun aku merasa bego banget dengan menganggap si A adalah cinta pertama. Lol, bahkan dia nembak sahabat aku sendiri.

Dasar kau lelaki buayaaaaaaa🎶

Lalu, saat aku ketemu temen SMP aku beberapa minggu yang lalu dia cerita soal hubungan si A dan pacarnya yang sekarang. Anjir ngakak sekaligus ngenes dengernya. Intinya si A telah melakukan sesuatu yang bikin aku mikir “He’s completely forget about me”

Perasaan aku pun langsung biasa aja gitu dan yakin banget he’s not my first love anymore. And I should tell you. First love is a myth made by a group of people who slip on a very romantic love story, that unfortunately never really existed.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s