Bukalah

Aku mengetik sebuah pesan untuknya
Dengan penuh rasa antisipasi
Sebab dada sakit dan sikat gigi jatuh secara tiba-tiba
Tanganku lunglai
Namun aku fasih mengetik pesan tersebut
Untuk kekasih:
Sebuah permintaan sederhana
Apabila ia khawatir, buka pintu kamarku
Sebab aku takut mati tanpa diketahui
Apalagi saat lampu mati dan kipas angin menyala sepanjang hari
Dan mereka melewatkanku berhari-hari

Bukalah, buka pintu
Karena pesannya tidak jadi ku kirim

Jatinangor, 12 Juni 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s