I Just Didn’t Want That

Saat aku enggan pulang dari rumah hanya untuk rapat-rapatan, enggan untuk mengeluarkan uang 50ribu dari dompet untuk membeli paket internet agar tak ketinggalan info rapat-rapatan, aku sadar. Aku sadar kenapa aku malas aktif di UKM, organisasi, perkumpulan something dsb.

Jawabannya adalah:
Aku emang gak mau melakukannya.

Jujur-dari-hati-yang-paling-dalam-aku-gak-mau-melakukan-hal-hal-itu.

Dan saat aku benar-benar gak mau melakukannya, aku akan jadi orang paling egois sedunia karena lebih memilih kasur dan film dibanding: “Menjadi produktif”.

Aku bisa menulis artikel atau feature dengan niat penuh ampe seharian, ya karena aku pengen melakukannya.

Aku bisa ngegambar di Corel berjam-jam, ya karena aku pengen melakukannya.

Aku bisa liputan di galeri pameran nun jauh di Cigadung sana, ya karena aku pengen melakukannya.

Tapi aku gak bisa dateng di hari ke dua kumpul-kumpul untuk seluruh newby sebuah UKM selama mau empat tahun kuliah.

Aku selalu gak bisa dateng saat ada rapat-rapat organisasi atau himpunan atau ngomongin bisnis and the other stuff with some serious people.

Guess what? Maybe I just didn’t want to do that, after all.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s