Beautiful Talent

I love to see people with honest passion. Especially when it comes about a man who love to cook.

Jadi pas nginep di Jakarta beberapa hari yang lalu aku nonton acara namanya Roux Scholarship 2013 di AFC. Roux Scholarship tuh kayak beasiswa yang dikasih ke orang-orang yang seneng masak, as simple as that. But this one is so prestigious. Masakan yang harus dibikinnya tuh elegan-elegan, klasik, khas masakan Eropa di zaman kerajaan dulu.

Yang bikin aku seneng dan betah nonton acara ini adalah karena peserta-pesertanya cowok semua. But noo! Bukan karena mereka ganteng! -nggak sama sekali malah- tapi aku senang ngeliat mata mereka selalu berbinar-binar saat masak. Aku seneng liat ketelatenan, keseriusan mereka pas masak. Kayak penuh cinta gitu, asli I can feel how big their love into culinary things.

Asli kagum banget ngeliat passion cowok-cowok ini. Bahkan ada satu peserta namanya Eddie yang udah pernah lolos beasiswa ini tapi gagal dan akhirnya nyoba lagi dan kerennya keterima lagi!

Nah, episode yang aku tonton kemarin kebetulannya banget lagi mengambil lokasi di salah satu restoran milik keluarga Roux. Tantangan yang dikasih pun agak unik. 

Well, aku kira cuma Asia aja yang punya catatan kuliner agak nyeleneh di dunia ini. Sebutlah penggunaan bahan-bahan gak lazim kayak kepala kambing, otak atau buntut sapi. Ternyata dunia kuliner Eropa, khususnya Perancis juga gak asing dengan bahan-bahan seperti itu.

Mereka juga makan bahan-bahan gak lazim kayak empedu babi, ginjal sapi, ceker ayam, lidah sapi bahkan kelenjar leher ayam. Bahan-bahan itu banyak ditemuin di resep-resep masakan Perancis zaman kerajaan dulu. Ofcourse biar yang makannya gak begidik semua bahan-bahan itu disulap secantik mungkin plus dikasih nama yang elegan pula.

Dan itu jadi tantangan buat para peserta Roux Scholarship di episode kali ini. Mereka mesti menyulap bahu kelinci, ekor babi, liver sapi dan bahan-bahan uncommon lainnya menjadi hidangan yang bikin pelanggannya gak nyadar kalo mereka udah melahap bahan-bahan ajaib itu.

Dan lagi-lagi aku dibuat terkagum-kagum plus merasa agak heartwarming pas liat cowok-cowok ini masak. Mukanya seriuuus banget but entah kenapa I can feel their sincerity when they cooking. Aku bisa liat seberapa pengennya mereka menyajikan makanan terbaik pelanggannya. Gak taulah apa karena emang aku anaknya sentimental lebay haha. But when I saw them I was thinking that a man who born with a passion to cook is so beautiful.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s