Review: Secret in Their Eyes (2015)

twitter_share
credit: STX Entertainment

Aaaaand guess what? Aku nonton dua film yang dibintangi Julia Roberts sekaligus dalam satu hari. Sebenernya ada film-film dan beberapa serial tv lain yang dibawa kakak aku sih, Now You See Me 2 (gak jalan di laptop aku), Independence Days 2 (nonton 10 menit doang terus berhenti karena garing), Stranger Things (udah tamat), The Purge Election Year (kaya gak menarik) dan Tarzan (gak mau liat Alexander Skaarsgard jadi Tarzan berubah aneh, udah cukup liat doi di True Blood aja ganteng dan berkarisma lol) jadiiii ya udaah aku milih si Secret in Their Eyes ini deh abis kayak rame *as simple as that*.

Plotnya simpel sih, alkisah Ray (Chiwetel Ejiofor) memutuskan buat fokus ngelakuin penyelidikan atas kematian Carolyn, anaknya Jess (Julia Roberts) sahabat dia pas kerja di semacam departemen investigasi yang khusus menyelediki kasus terorisme di Amerika. Si Ray ini sendiri bener-bener niat buat nyari pembunuh Carolyn ampe 13 tahun lamannya karena ngerasa bersalah. Jadi beberapa jam sebelum Carolyn dibunuh, harusnya dia ketemu ama Carolyn tapi dia telat dateng gara-gara mesti ngurusin sesuatu. Nah, tapi penyelidikan ini gak berjalan begitu mulus lantaran orang-orang di tempat dia sama Jess kerja rupanya punya rahasia yang bikin si pelaku pembunuhan itu gak bisa langsung diproses buat ditangkap, bahkan dengan teganya beberapa orang dari kantor Ray dan Jess sendiri yang berusaha buat menghilangkan bukti-bukti pembunuhan itu.

Jadi kira-kira misteri apa yang tersembunyi di balik kematian Carolyyyyyn?

Misterinya…… biasa aja ternyata. Cenderung mengecewakan malah. Aku kira si Claire (Nicole Kidman) punya andil besar dalam kasus ini. Abis dia seakan-akan menyembunyikan sesuatu gitu dari awal but turns out apa yang dia tau pun gak begitu mencengangkan sih. Okelah, mungkin nggak dengan Claire. Jadi aku pun mengharapkan plot twist itu akan datang dari Ray atau Jess. Daaaan sesuai dugaan aku, plot twist film ini emang munculnya dari salah satu karakter itu. Tapi, tapiiii sayangnya twistnya juga biasa bangeeeet. Sayang aja sih padahal storyline nya udah dibangun se-intense mungkin dari pertama film ini mulai tapi endingnya berakhir biasa aja. At least wajarlah ya kalo kita expecting something better from a movie that claims has a thrilling crime story on it?

*bukan udah super lama lagi, tapi udah super super super lama banget ditulisnya*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s