#SADARI: Pengalaman Cek Benjolan Aneh di Payudara

Awal tahun 2017 aku ke rumah sakit untuk memeriksakan payudaraku. Semua bermula saat aku merasa ada –katakanlah– benjolan di payudaraku yang kadang-kadang timbul kalau diusap. Seperti nipple kalo kedinginan otomatis dia akan tegang kan? Nah benjolan ini seperti itu, di kondisi sehari-hari sebenarnya dia gak timbul tapi kalau kedinginan dan diusap dia akan timbul. Lokasinya ada di sekitar areola.

Nah yang bikin aku was-was adalah kadang payudara ini suka tiba-tiba kram dan mengeras sampai daerah areola berkerut, kalau dipegang kayak urat-urat yang keras. Tapi setelah diusap pelan-pelan menghalus lagi permukaannya. Setelah aku baca-baca ciri-ciri kanker payudara di internet aku yang memang pada dasarnya parnoan dan overthinking ini langsung lemas bahkan menangis.

It’s simply because I’m afraid.

Saat baca kalau beberapa ciri-cirinya adalah nipple yang masuk ke dalam, kulit permukaan payudara seperti kulit jeruk dan bahkan bisa kram juga aku deg-degan parah. Pertama, aku langsung mengira semua ciri-cirinya mirip, padahal semua informasi yang ada di internet itu gak secara spesifik menjelaskan “Kayak gimana sih yang dimaksud permukaan kulit jeruk itu? Bulat-bulat saja atau sampai bertekstur seperti kulit jeruk? Lalu ukurannya seberapa nipple yang menjorok ke dalam itu?”, karena setelah nanya-nanya ke kakak ku yang sempat bekerja di media kesehatan dia bilang it’s pretty normal kalau puting tidak/belum selalu mencuat keluar secara permanen.

Akhirnya setelah hampir setiap malam deg-degan mikirin ini terus, aku pun cerita ke ibuku. Ibuku langsung setuju untuk pergi ke rumah sakit aja. And to be honest, aku yang tadinya deg-degan gak bisa mikir apapun bahkan dikit-dikit menangis mikirin berbagai ketakutan ini mendadak tenang dan berulang kali bilang ke diri sendiri buat ikhlas apapun hasilnya. Untuk beberapa saat aku kayak siap banget buat mati. Terdengar lebay ya? Hehe maafkan aku yang overthinking ini tapi entah kenapa aku tiba-tiba diterpa oleh pikiran untuk ikhlas itu, dan iya benar sekali entah mengapa kalau kita ikhlas pikiran juga jadi agak ringan ya? At least itu yang aku rasakan setelah memutuskan buat periksa ke rumah sakit.

Hari Senin aku ke Immanuel. Pas mau daftar tadinya dirujuk buat ke dokter bedah aja cuma setelah diskusi singkat akhirnya Ibu memutuskan buat memeriksakanku ke dokter penyakit dalam dulu. Kebetulan aku dateng paling pagi jadi gak begitu lama ngantrinya. Sebelum bertemu dokter aku diminta untuk menjelaskan keluhanku ke suster. Pas aku bilang ada benjolan di payudara, si suster membisik ke suster yang lebih senior. Samar-samar aku mendengar “Bukannya ke bedah ya?” katanya. Suster lain yang sepertinya sudah senior ini lantas mengambil alih dan nanya-nanya aku.

“Benjolannya dimana?”

“Seperti apa?”

“Sudah terasa berapa lama?”

Setelah aku jelasin dia bilang “Penting banget lho setap mandi diraba payudaranya, ada benjolankah atau nggak? Biar bisa terdeteksi sejak awal”. Aku mengangguk-angguk dan langsung disuruh nimbang *mood sempet membaik karena berat badan turun cukup banyak muahaha* habis itu disuruh duduk lagi dan nunggu dipanggil.

Sekitar 10 menit kemudian aku dipanggil untuk diperiksa. Dokternya langsung menyuruhku berbaring dan memeriksa payudaraku, pas aku tunjukan mana benjolan yang aku maksud dokternya berujar, “Ini? Yaampun ini sih kecil banget”. Aku pun cerita soal ketakutanku kayak yang tiba-tiba suka kram dan lain sebagainya tapi dia cuma iya-iya aja. Habis diperiksa which is ditekan-tekan payudaranya dokternya berkata. “Ini gak apa-apa kok. Gak ada apa-apa”. Habis diperiksa sang dokter langsung menjelaskan beberapa hal soal payudara yang selama ini aku gak ngerti.

She said: “Gak semua kondisi yang kita rasa aneh atau ganjil di tubuh kita menandakan sesuatu. Kamu gak kenapa-kenapa. Gak berarti ada hal-hal seperti benjolan di payudara kamu itu hal yang berbahaya. Kadang kan yang ada di internet itu hanya info dasar ya, kamu baca text book kedokteran kalau mau paham banget sih. Nah, Kamu mesti aware kalau benjolannya sudah keras, menonjol keluar dan seperti bunga kol hingga mengeluarkan cairan. Kalau puting gak selalu keluar atau kadang payudara kram itu bukan apa-apa ya.”

worldwide breatscancerorg2

via worldwidebreastcancer.org

worldwide breatscancerorg1

via worldwidebreastcancer.org

worldwide breatscancerorg3

via worldwidebreastcancer.org

Begitu. Jadi Alhamdulilah gak kenapa-napa! Bahkan dari dokter ini aku baru tau kalo payudara kita bisa menghasilkan kelenjar di sekitar areola yang mengeluarkan air susu alias katanya air susu itu bisa keluar selain dari puting *membayangkan bentuknya kayak gimana*. Tapi dokternya bilang gak ada salahnya buat rutin memeriksakan payudara atau melakukan mamogram di hari ketiga menstruasi untuk mendeteksi gejala-gejala kelainan.

Nah sebenernya ini bukan kali pertama aku diomelin dokter gara-gara baca-baca info dari internet. Dulu aku pernah parno takut usus buntu karena perut sakit parah. Tapi setelah periksa, ternyata itu sakit mens biasa dan si dokter ngomel, bilang jangan gampang parno kalo baca artikel-artikel di internet. Hehe susah Dok, udah dari sananya jiwa ini parnoan dan lebay.

Tapiiiii menurutku nih, gak apa-apa sih lebay buat urusan kayak gini. Kalau kita sadar ada sesuatu yang aneh sama badan kita gak ada salahnya buat langsung cek ke dokter. Toh, kemaren aku periksa payudara ke Immanuel ini cuma bayar biaya pendaftaran 75 ribu saja karena gak disuruh beli obat apapun. Cukup murah bukan, untuk sekadar tanya-tanya ke dokter daripada clueless baca-baca artikel dari internet saja? Semoga kita terus sehat dan dijauhkan dari berbagai penyakit selalu ya, amiiiiiin.

*sudah ditulis lama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s