Syukuran

Masih belum bisa tidur..

Setahun yang lalu, pas tau Riki kena asam lambung dan gejala gerd aku hampir nangis tiap hari. Pas mau tidur, bangun tidur, di gojek, yang aku pikirin cuma takut ditinggal sama dia. Aku selalu mikir, gak akan siap, gak akan siap, gak akan bisa lanjut hidup, gak akan sanggup kerja lagi, gak akan pacaran sama orang lain lagi, pokoknya tiap hari hampir selalu dibayangi ketakutan itu. Ketakutan terbesarku.

Tapi nyatanya..

Kita emang gak akan pernah siap. Sekeras apapun kita nyoba buat menyiapkan mental, gak akan pernah ada waktu buat kita siap-siap ditinggalin sama orang yang berarti buat kita.

Yang bisa kita lakuin adalah bersyukur. Dan syukuran itu bisa tentang apapun.

Aku mestinya bersyukur udah dikasih waktu kurang lebih delapan tahun bareng pacar yang lebih pas dibilang sahabat.

Selain itu, ada lebih banyak hal yang harus disyukuri banget. Yang gak akan bisa disebutin satu per satu karena kadang kita luput dalam ngelihat nikmat yang Allah kasih ke kita.

Besok-besok, selain bersyukur, ada hal lain yang sebenernya paling penting buat dilakuin.

Hal itu adalah berdoa, berdoa dan berdoa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s